Memasuki musim libur sekolah, banyak keluarga memanfaatkan momen ini untuk bepergian ke luar kota menggunakan mobil pribadi. Seiring dengan pertumbuhan populasi kendaraan listrik yang masif, kini tak sedikit pula masyarakat yang memilih mobil listrik (Electric Vehicle) sebagai teman perjalanan jarak jauh.
Saat melakukan road trip, pengguna mobil listrik biasanya akan singgah di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersedia di rest area jalan tol untuk mengisi daya baterai. Namun, sebuah pertanyaan klasik yang sering membuat bingung para pemilik EV adalah: bolehkah penumpang tetap berada di dalam kabin selama proses charging berlangsung, atau sebaiknya keluar dari kendaraan? simak ulasan berikut ini.
Potensi Risiko Keamanan dan Overheating
Secara teknis, beberapa ahli menyarankan agar penumpang sebaiknya keluar dan tidak menunggu di dalam kabin saat mobil sedang melakukan pengisian daya, terutama jika menggunakan fast charging (DC). Mengapa demikian? Proses pengisian daya baterai kendaraan listrik melibatkan arus listrik yang sangat besar, yang secara alami menghasilkan panas tinggi pada sistem baterai. Meski mobil listrik modern sudah dilengkapi dengan sistem manajemen termal (Thermal Management System) yang canggih, potensi malafungsi tetap ada.
Di beberapa negara dengan populasi EV yang sangat tinggi seperti China, sempat dilaporkan beberapa kasus insiden kebakaran yang terjadi justru saat mobil sedang melakukan pengisian daya baterai. Meskipun kasus tersebut terbilang jarang dan biasanya dipicu oleh cacat pabrik atau faktor eksternal, keluar dari mobil saat charging adalah langkah preventif terbaik untuk menghindari risiko fatal jika terjadi korsleting atau thermal runaway.
Menyalakan AC Memperlambat Pengisian Daya
Selain faktor keamanan, ada alasan efisiensi yang perlu kamu pertimbangkan. Menunggu di dalam kabin tentu membuat kamu tergoda untuk tetap menyalakan AC (Pendingin Ruangan) agar tidak kepanasan. Namun, perlu diketahui bahwa penggunaan AC saat proses charging sangat memengaruhi kecepatan pengisian daya baterai. Ketika AC menyala, energi listrik dari SPKLU akan terbagi—sebagian masuk ke baterai dan sebagian lagi langsung tersedot untuk mengoperasikan kompresor AC. Akibatnya, waktu tunggu Anda di SPKLU akan menjadi lebih lama dari yang seharusnya.
Menunggu di luar kabin saat mobil listrik sedang dicas adalah pilihan yang jauh lebih aman dan efisien. Jadi, pastikan kamu dan keluarga memanfaatkan waktu charging untuk beristirahat di fasilitas rest area agar perjalanan liburan tetap aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan!
Sumber: kompas.otomotif
<< Kembali