Lonjakan inflasi global, tekanan nilai tukar, hingga harga properti yang terus meroket membuat sejumlah kota di dunia makin “tidak ramah dompet”. Berdasarkan Cost of Living Index 2026 (kompilasi data Numbeo/EIU), daftar kota dengan biaya hidup tertinggi kembali didominasi Eropa khususnya Swiss. Indeks ini mengukur kombinasi harga kebutuhan sehari-hari seperti makanan, transportasi, utilitas, restoran, hingga sewa hunian (tergantung metodologi lembaga pemeringkat).

Berikut 10 Kota dengan Biaya Hidup Tertinggi di Dunia (2026):

  1. Zurich – Swiss (Indeks Biaya Hidup: 118.5)
  2. Geneva – Swiss (Indeks Biaya Hidup: 116.5)
  3. Basel – Swiss (Indeks Biaya Hidup: 112.4)
  4. Lausanne – Swiss (Indeks Biaya Hidup: 111.5)
  5. Lugano – Swiss (Indeks Biaya Hidup: 110.1)
  6. Bern – Swiss (Indeks Biaya Hidup: 110)
  7. New York – Amerika Serikat (Indeks Biaya Hidup: 100)
  8. Reykjavik – Islandia (Indeks Biaya Hidup: 98.9)
  9. Honolulu – Amerika Serikat (Indeks Biaya Hidup: 98.2)
  10. San Francisco – Amerika Serikat (Indeks Biaya Hidup: 97.6)

Sementara itu, Jakarta berada di peringkat ke-18 dari 25 kota. Meskipun secara peringkat turun dari tahun sebelumnya, biaya hidup di Jakarta untuk gaya hidup premium tetap tinggi.

Sumber: Cost of Living Index 2026

<< Kembali