Mudik Lebaran dengan mobil listrik (EV) tentu memberikan pengalaman yang berbeda, terutama dalam hal efisiensi dan kenyamanan. Namun, setelah menempuh perjalanan jarak jauh dengan kondisi beban berat dan infrastruktur pengisian daya yang bervariasi, mobil listrik memerlukan perhatian khusus agar performanya tetap prima untuk rutinitas harian.

Berikut adalah beberapa hal penting yang wajib diperiksa pada mobil listrik Anda setelah kembali dari perjalanan mudik:

1. Pemeriksaan Kesehatan Baterai (State of Health)

Baterai adalah komponen paling vital. Selama mudik, penggunaan Fast Charging (DC) yang berulang kali dalam waktu singkat dapat meningkatkan suhu baterai secara signifikan. Perhatikan apakah ada penurunan drastis pada jarak tempuh maksimal (range) setelah diisi penuh.

2. Cek Kondisi Ban dan Kaki-Kaki

Mobil listrik memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan mobil konvensional karena adanya paket baterai. Perjalanan jauh dengan muatan penuh serta kondisi jalan yang tidak menentu dapat memengaruhi ban. Sesuaikan kembali tekanan ban ke standar pabrikan. Periksa apakah ada pengikisan yang tidak merata (gejala salah alignment) atau adanya benjolan akibat menghantam lubang.

3. Sistem Pendinginan (Coolant)

Sistem pendingin pada EV tidak hanya bekerja untuk kabin, tetapi juga menjaga suhu baterai dan motor listrik agar tetap stabil. Pastikan volume cairan pendingin (coolant) berada pada batas aman. Periksa apakah ada kebocoran di bawah mobil, terutama setelah melewati medan jalan yang kasar.

4. Kebersihan Kompartemen Mesin dan Port Pengisian

Debu, tanah, atau sisa air hujan selama perjalanan mudik bisa menumpuk di area sensitif. Pastikan lubang pengisian daya bersih dari kotoran atau benda asing yang dapat menghambat koneksi saat pengisian. Cukup gunakan kain lembap untuk membersihkan area motor listrik. Hindari menyemprotkan air bertekanan tinggi langsung ke area komponen elektrikal.

5. Cek Sistem Pengereman Regeneratif

Meskipun mobil listrik jarang menggunakan rem fisik berkat Regenerative Braking, komponen rem konvensional (cakram dan kampas) tetap harus diperiksa. Pastikan tidak ada kotoran atau kerikil yang terselip di antara piringan cakram yang dapat menimbulkan bunyi decit atau mengurangi efisiensi pengereman.

Sumber: GridOto.com

<< Kembali