Bagi sebagian besar orang, berfoto dengan pose dua jari atau peace sign adalah hal yang refleks dilakukan saat di depan kamera. Mulai dari swafoto (selfie) kasual hingga foto bersama teman-teman, pose ini seolah menjadi andalan. Namun, di balik popularitasnya, para ahli keamanan siber kini membunyikan alarm peringatan. Pose peace yang tampak tidak bersalah ini ternyata berpotensi membocorkan data biometrik kamu ke tangan yang salah.

Dengan bantuan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang makin mutakhir, pelaku kejahatan digital kini mampu merekonstruksi gambar sidik jari seseorang hanya dari sebuah foto yang diunggah ke internet. Namun, risiko ini tidak terjadi di semua foto. Ancaman akan meningkat drastis jika foto kamu memenuhi syarat-syarat seperti posisi Jari menghadap langsung ke arah lensa kamera, foto diambil dari jarak close-up, pencahayaan terang, fokus tajam, dan diambil menggunakan kamera beresolusi tinggi (HD).

Di era smartphone modern dengan kamera beresolusi puluhan hingga ratusan megapiksel seperti sekarang, detail guratan sidik jari menjadi sangat mudah ditangkap dengan jelas. AI kemudian bekerja dengan memindai, memperjelas, dan membaca detail tangan tersebut jauh lebih cepat dan akurat dibanding teknologi masa lalu.

Mungkin kamu berpikir, "Ah, paling hanya untuk gaya-gayaan." Tunggu dulu. kamu harus paham bahwa sidik jari adalah data biometrik permanen. Berbeda dengan kata sandi (password) atau PIN yang bisa diganti dalam hitungan detik jika bocor, kamu tidak bisa mengganti sidik jari kamu. Sekali data ini jatuh ke tangan yang salah, dampaknya bisa seumur hidup.

Jika peretas berhasil menduplikasi sidik jari kamu, kamu sangat berisiko menjadi korban pembobolan Smartphone, laptop, atau tablet kamu yang menggunakan sensor fingerprint sehingga bisa diakses orang lain. Data kamu juga bisa digunakan untuk mendaftar layanan illegal, kkses ke rekening bank atau dompet digital yang menggunakan verifikasi sidik jari juga bisa jebol.

Mulai sekarang, yuk lebih bijak dan berhati-hati sebelum menekan tombol share. Lindungi data biometrik kamu, karena itu adalah aset digital paling berharga yang kamu miliki!

Sumber: kompascom

<< Kembali