Sistem Pengendalian Internal

Perusahaan menjalankan upaya-upaya mitigasi risiko kegiatan usaha dalam rangka menghadapi kompleksitas kegiatan usaha yang semakin meningkat sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, globalisasi, dan integrasi pasar keuangan yang memberikan dampak yang sangat besar terhadap eksposur risiko yang dihadapi oleh Perusahaan.

Upaya pengendalian internal yang dilakukan bersifat preventif maupun kuratif agar mampu mendeteksi kelemahan dan penyimpangan yang terjadi secara tepat waktu. Pengendalian internal yang bersifat preventif dilakukan dengan mematuhi berbagai peraturan peundang-undangan yang berlaku untuk mengurangi atau memperkecil risiko kegiatan usaha Perusahaan. Departemen/divisi yang terkait dengan pengendalian yang bersifat preventif adalah Unit Bisnis sebagai risk owner dan Lini Manajemen, fungsi kepatuhan, serta Audit Internal dan unit supporting lainnya. Pengendalian internal yang bersifat kuratif menjadi tanggung jawab Audit Internal.